Air Terjun / Curug Cismun Taman Cibodas - Puncak Bogor

Di kawasan Puncak Cibodas terdapat sebuah area untuk berwisata bersama keluarga. Yaitu Kebun Raya Cibodas atau biasa disebut dengan Taman Cibodas. Kebun Raya Cibodas terletak di komplek Hutan Gunung Gede Pangrango, Desa Cimacan, Pacet, Cianjur. Areanya bergelombang dan berbukit - bukit dengan ketinggian 1275 m diatas permukaan laut. Bersuhu udara 17 - 27 derajat celcius. Kebun ini didirikan pada tahun 1852 oleh Johannes Elias Taijsmenn. Sebagai cabang dari Kebun Raya Bogor pada lokasi di kaki gunung gede.

Nampak Depan Kebun Raya Cibodas
Kali ini seperti biasa perjalanan dimulai dari Jakarta pastinya. Kawasan Puncak Bogor memang sudah tidak asing bagi orang - orang Jakarta dan sekitarnya. Karena kawasan puncak merupakan tempat yang paling cocok untuk menghilangkan kepenatan sejenak di kota Jakarta. Karena memang jaraknya yang memang tidak terlalu jauh dari kota Jakarta sendiri. 

Perjalanan kali ini kami lakukan dengan menggunakan mobil pribadi, dikarenakan lebih mudah aksesnya melewati jalan toll. Sebenarnya bisa saja menggunakan kendaraan bermotor dan lebih terasa jiwa petualangnya. Tapi berhubung kami sudah lelah disibukkan dengan rutinitas kantor yang begitu padat di hari jumat. Maka pilihan terbaik adalah mengendarai mobil dan tidak perlu khawatir jika tiba -tiba cuaca berubah menjadi hujan. 

Rute kami ambil dari daerah Fatmawati, Jakarta Selatan. Selanjutnya kami masuk ke jalur toll di TB. Simatupang dan berikutnya menuju toll Jagorawi. Biaya toll tidak terlalu mahal hanya Rp. 7500 kurang lebihnya. Dan jika tidak macet, kami bisa sampai kawasan puncak kurang lebih 2 jam. Karena kami berangkat jumat malam, jadi jalan toll tidak terlalu macet. Tetapi kami terkena jalur buka tutup di arah menuju puncak setelah keluar pintu toll Jagorawi. Memang kawasan puncak ini sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Jalur Buka Tutup. Jadi sebaiknya cari informasi terlebih dahulu jika ingin pergi ke puncak, jalur manakah yang ditutup sehingga tidak perlu menunggu di dalam mobil terlalu lama.

Setelah kurang lebih 2 jam terjebak di jalur buka tutup, akhirnya kami bisa terbebas dan sudah memasuki kawasan puncak yang berliku - liku. Berhubung suasana gelap, jadi kami tidak dapat melihat keindahan alam puncak dan hanya menikmati udara dingin yang sangat segar. Kami sampai di kawasan puncak sekitar pukul 23.25 WIB. Tak terasa udara dingin membuat kami lapar, akhirnya kami semua setuju untuk berhenti di Masjid Atta'awun puncak. Masjid ini merupakan tempat istirahat yang sangat tenang. Dari masjid ini kami bisa melihat lampu - lampu kota bogor yang sangat indah. Di kawasan Masjid ini juga banyak terdapat warung - warung makanan yang menyajikan berbagai jenis makanan seperti mie rebus, bakso, nasi rames dan lain sebagainya. Di sini juga banyak terdapat tempat penjualan oleh - oleh, tinggal pilih saja apa yang kalian suka.

Pemandangan Malam Di Masjid Atta'awun
Kalo ada Tiga Macan Ini Tiga Kerbau
Masjid Atta'awun
Setelah kurang lebih satu jam kami menikmati keindahan puncak melalui masjid ini kami memutuskan untuk mencari penginapan dikarenakan hari sudah mulai malam dan kami belum beristirahat. Cukup banyak yang menawarkan penginapan atau villa di kawasan puncak ini. Sepanjang perjalanan pasti akan ada orang yang memegang senter dan membawa tulisan villa. Itu artinya dia menyewakan villa. Harganya pun cukup murah sekitar Rp. 250.000 s/d Rp. 400.000,-. Dan itu berbentuk satu rumah lengkap dengan kamar, kamar mandi, dapur dan ruang tamu. Berhubung teman kami ada yang mempunyai saudara di sekitar puncak, maka kami memutuskan untuk tidak menyewa villa karena lumayan uang Rp. 200.000,- bisa buat beli oleh - oleh.

Matahari pagi sudah terbit disertai dengan bunyi kokok ayam menandakan hari sudah pagi. Sangat berbeda sekali suasana pagi hari di kawasan ini dengan pagi hari di Jakarta. Sangat tenang dan damai. 

Matahari Pagi
Ayam aja udah bangun masa' kita belum
Dengan muka masih lelah kami semua harus bangun pagi dan mandi karena perjalanan baru dimulai hari ini. Air disini sangat dingin, berasa mandi air es. Setelah di rasa semua sudah wangi kami lanjut sarapan dan bersiap - siap berangkat kembali. Tapi dengan lebih dulu tetap eksis.

Makan - Makan
Mandi udah, makan udah, dandan juga udah kece, yuk lanjut muter - muter kawasan puncak. Serasa jalan di puncak, jalannya berkelok - kelok. Ternyata suasana puncak dan Jakarta sangat berbeda jauh, padahal jaraknya tidak terlalu jauh. Yang sama adalah sama - sama macet. 

Mesranya itu yang di depan
Puncak
Puncak
Hati - Hati Jalannya Sempit
Puncak
Cuacanya Mendukung
Perkebunan Teh
Perkebunan Teh
Jalannya Berkelok - kelok
Puncak
Puncak
Tak terasa kami mulai lapar, mulai lapar. Mau ambil snacker tapi gak ada yang bawa. Ya sudah cari tempat makan dulu. Dan kebetulan dapet tempat makan yang viewnya keren banget. Makanannya juga harganya standard, di sini ada menu ayam bakar, sosis bakar, minuman hangat maupun dingin, mie rebus, bakso dan masih banyak lagi. Harganya mulai dari Rp. 1.000,- yaitu aqua gelas. Tapi memang harga makanannya standard dan gak terlalu mahal dan lumayan enak.

Makan - Makan
Makan - Makan
Ini Ayam Bakar Harganya Rp. 15.000,-
Puas makan - makan lanjut lagi ke Taman Cibodas atau disebut juga Kebun Raya Cibodas, disini sebenarnya banyak air terjun. Ada Air Terjun Cismun, Cibereum dan masih banyak lagi yang kami tidak tau namanya apa. Kebun Raya Cibodas atau Taman Cibodas terletak setelah daerah Ciloto, maka setelah sampai puncak PAS, maka ikuti saja rute menuju daerah ciloto. Lalu akan ada banner menuju kawasan taman Cibodas yang ada di sebelah kanan jalan jika dari arah Jakarta. Setelah tidak bosan - bosan menikmati pemandangan alam puncak. Kami sampai di pintu masuk Taman Cibodas atau Kebun Raya Cibodas.

Pintu Masuk Taman Cibodas
Untuk masuk ke taman cibodas per orang dikenakan biaya Rp. 9.500,- dan untuk mobil Rp. 16.000,- sedangkan untuk motor sendiri Rp. 5.000,-. Harga yang cukup terjangkau untuk menikmati hijaunya alam Cibodas. Jika kalian membawa mobil maka diperbolehkan untuk berkeliling menggunakan mobil, jadi tidak perlu berjalan kaki mengelilingi tempat seluas ini. Tapi jika naik motor maka kalian tidak bisa berkeliling menggunakan motor, karena banyak pejalan kaki dan jalannya sedikit curam. Mungkin resikonya lebih besar motor jadi mengapa hanya mobil yang diperbolehkan. Tapi tidak tau pasti peraturannya seperti apa. Untuk lebih jelas dan lengkap mengenai biaya misalkan untuk foto pra wedding, shooting, sewa gedung dan sebagainya. Silahkan klik disini.

Taman Cibodas
Cocok Untuk Rekreasi Keluarga
Maaf, Hanya Mobil Yang Boleh Dibawa Masuk
Menikmati Air Terjun
Taman Cibodas
Puas berkeliling, kami lanjutkan perjalanan menuju Curug atau Air Terjun Cismun. Jalan untuk mencapai curug ini tidak terlalu terjal. Tapi lumayan melelahkan, yang jelas untuk menghilangkan lelah bawalah air putih, usahakan disertai dengan ngobrol dengan teman, dan beristirahatlah sejenak jika terasa sangat lelah. Tapi dijamin seru, karena sepanjang perjalanan akan disuguhkan berbagai tumbuhan hijau yang dapat menyegarkan mata.

Pokoknya Gak Ada Bosennya Lihat Warna Hijau
Pak Supir Narsis
Yang Baju Ungu Siapa?
Sungai Kecil Sepanjang Jalan
Bapak, Ibu, Anak
Babeh sama Nyak
Paling Kiri Siapa?
Itu Mulutnya Kemasukan Lalat
Papah, Mamah, Kakak Pertama, Kakak Kedua, Dan Si Bontot
Smile
Like This Picture
Dan setelah berjalan kurang lebih 15 menit, Curug Cismun pun sudah terlihat jelas menumpahkan air dengan dahsyatnya hinggal membuat suara gemuruh yang menggetarkan jiiwa dan raga. Sangat nyaman suasana disini. Serasa meyatu dengan alam. Tapi harus berhati - hati jika ingin kesini. Karena batu - batunya licin. Usahakan jangan gunakan sendal atau sepatu yang licin. Carilah sepatu atau sendal yang berbahan kasar sehingga nyaman digunakan. Saatnya eksis lagi dan bergaya dimulai.

Curug Cismun
Bergaya Sejenak
Kakak Kedua Dan Si Bontot
Bapak Dan Keluarga, Si Bontot Ilang
Bapak Ilang
Dingin

Badan sudah menggigil kedinginan dan saatnya untuk pulang. Bagi kalian yang ingin mandi untuk bilas, didekat air terjun terdapat kamar mandi untuk pembilasan dan ganti baju. Dan pastinya bayar lagi ya. Di sini apa yang gak bayar. Kecuali jika ingin hemat maka tidak perlu bilas, jadi tinggal ke semak - semak dan ganti baju. Tapi awas ada yang gigit. Perjalanan kami akhiri di sabtu sore di taman cibodas ini. Dan berikutnya berburu oleh - oleh yang memang banyak terdapat di warung - warung pinggiran jalan sekitar puncak maupun di kawasan taman cibodas sendiri. Sedikit tips kembali banyaklah menawar, dan jangan mudah tergoda rayuan para penjual yang menawarkan dagangannya, jika memang tidak mau beli maka sebaiknya tidak usah beli. Dan kamipun kembali ke Jakarta dengan otak sedikit lebih segar disiram segarnya air terjun cismun. Memang perjalanannya sangat singkat, tapi untuk kami yang sudah dibuat stres dengan tugas kantor, maka perlu adanya refreshing agar otak ini tetap segar.

Komentar

Posting Komentar

Berkomentarlah sesuai dengan etika yang baik, untuk maksud baik dan tujuan yang baik.

Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi kontak.

Postingan populer dari blog ini

Wisata Murah Tanjung Pasir - Pulau Seribu (Pulau Untung Jawa)

Liburan Singkat Sehari Dari Jakarta - Pantai Sambolo Anyer - Sultan Hasanudin - Maulana Yusuf - Alun Alun Kota Serang

Pulau Pari, Pulau Berbentuk Ikan Pari - Kepulauan Seribu, Jakarta

Indahnya Pesona Kawah Gunung Galunggung dan Pemandian Air Panas Cipanas